Selasa, 20 Oktober 2009
MARTABAK 7 SENTI HANYA ADA DI RESTORAN PUAS
Restoran Puas, Jakarta
SANGAT gampang menemukan penjual martabak. Di seluruh penjuru Jakarta banyak ditemui penjual 'makanan rakyat' itu. Tapi martabak yang tebalnya mencapai 7 sentimeter? Tentu tidak mudah ditemukan. Martabak telur sensasional super tebal itu sarat dengan isian yang terdiri dari daging dan telur bebek. Hmm, sangat mengggugah selera.
Martabak itu disebut martabak lapis, dengan memakai lima butir telur bebek. Setiap adonan kulit memakai dua telur bebek lalu diberi daging cincang. Setelah matang kembali dibungkus dengan adonan martabak lagi dengan jumlah telur yang sama. Begitu juga saat pembungkusan kulit terakhir.
"Cuma di sini saja yang punya martabak seperti ini. Satu porsi bisa untuk 8 orang. Kalau dimakan sendiri saya jamin tidak habis," kata Sadik Assegaf, pemilik Restoran Puas yang menjual martabak tersebut, akhir pekan lalu.
Tetapi sebenarnya yang paling spesial di rumah makan itu adalah nasi kebuli buatan Hj Maryam Assegaf (78) yang sudah terkenal sejak tahun 1964. Awal buka di Jakarta di Jalan Veteran I, Jakarta Pusat.
Kala itu di kawasan Jalan Veteran dan sekitarnya belum banyak yang membuka restoran, baru Restoran Puas, Es Ragusa, dan RM Sari Bundo. Restoran Puas di situ hanya sampai tahun 1990, lalu pindah ke kawasan Kebonjeruk, Jakarta Barat.
Menurut Sadik, bisa dikatakan ibunya, Maryam Assegaf, menjadi pelopor dalam usahanya untuk memperkenalkan dan mengomersialkan nasi kebuli ke masyarakat. Pada zaman itu nasi kebuli hanya dimakan kalangan keluarga keturunan Arab yang mengadakan acara keluarga, pernikahan, dan acara keagamaan seperti Maulid Nabi.
Resep yang dibuat ibunya, imbuh Sadik, sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia sehingga rasanya tidak terlalu pekat. Karena kalau sesuai dengan resep aslinya, nasi kebuli ini sangat berminyak dan mengandung banyak lemak.
Nasi berwarna kecokelatan itu wangi karena ada beberapa bumbu di dalamnya antara lain ada kapulaga, cengkih, kayu manis, serai. Sebagai pelengkap diberi taburan kismis, kenari, bawang goreng dan daging kambing goreng serta acar timun, nanas dan tomat yang dikucuri dengan kuah cabai. Seporsi harganya Rp 25.000. Bagi yang tidak suka daging kambing bisa diganti dengan daging ayam.
Uniknya lagi, daging kambing yang disajikan sama sekali tidak bau. Dagingnya pun sangat empuk. Apa rahasianya? Menurut Sadik, kambing yang dipilih haruslah yang muda dan terawat dengan baik, serta perlu direbus berkali-kali.
Bolion
Untuk minuman tersedia teh arab (mirip teh tarik), es kopyor susu dan bolion. Yang terakhir ini cukup unik, terdiri dari campuran kaldu kambing, kuning telur ayam kampung, rempah-rempah, lalu dikucuri jeruk nipis. Minuman ini dipercaya dapat menjaga stamina kaum pria. Rasanya sih mirip kaldu sop. Minuman bolion diciptakan oleh Almarhum Abdilah (ayah Sadik) yang merintis restoran tersebut. Hingga sekarang minuman itu tetap mempunyai penggemar, utamanya kaum pria. Menurut Sadik, terkadang ada pelanggannya yang datang hanya untuk minum bolion.
Bagi yang tidak mau makan yang terlalu berat, ada pilihan lain seperti roti cane, roti jala, sambosa dengan rasa daging atau keju, pastel, serta martabak kare. Martabak ini cukup unik, terbuat dari kulit martabak yang diberi telur tapi tidak dikocok, hanya diceplokkan di atasnya (seperti telur mata sapi), tanpa sayuran maupun daging. Dimakan dengan kare ayam atau kambing. Harganya Rp 20.000 per porsi.
Bagi yang belum tahu sambosa, perlu dipahami bahwa makanan itu adalah camilan dari India, mirip dengan pastel, diisi dengan daging atau keju dengan rasa bumbu yang agak spicy. Harganya Rp 3.000 (mentah)-Rp 3.250 (goreng).
Berawal dari Solo
Sadik (45) menjelaskan, cikal bakal Restoran Puas dirintis Abdilah di Solo pada tahun 1960. Saat itu Sadik belum lahir. Bahkan ayah dan ibunya pun belum bertemu. Makanan yang dijual hanya makanan solo. Tapi kala itu minuman bolion sudah diciptakan. Barulah ketika Abdilah hijrah ke Jakarta dan menikah dengan Maryam Assegaf yang keturunan Arab, masakan yang dijajakan berubah menjadi masakan Arab.
Dituturkan Sadik, Ketika sang ayah meninggal akhirnya ibunya yang melanjutkan dan membesarkan restoran itu. Semua resep berasal dari Maryam. Dan yang mengagumkan, beberapa staf yang dulu pernah ikut Abdilah tetap bekerja hingga sekarang. Sampai anak-anak mereka pun ikut bekerja di restoran itu.
Sobari (50) yang bertindak sebagai kasir di restoran itu sudah 35 tahun bekerja. Sebelumnya dia hanya menjadi sopir saat Abdilah masih hidup. Apa yang membuat betah? "Kerja di sini sistemnya kekeluargaan dan pengertian," ujarnya.
Dari empat anak Maryam, hanya Sadik (anak pertama) yang meneruskan usaha rumah makan. Urusan bumbu memang tidak terlalu dikuasainya, masih dibantu sang istri yang juga ikut andil. Bahan yang dipakai ternyata 30 persen masih diimpor dari Arab Saudi.
Peminat martabak cukup banyak. Dalam sehari, cabang Jalan Condet Raya saja bisa menghabiskan 250 butir telur bebek atau sekitar 60-70 porsi martabak. Namun diakui hal ini jauh berbeda dengan tahun 1990. Ketika itu sehari mereka bisa membuat hingga 150 porsi.
Restoran Puas
* Jalan Condet Raya No 78 (dekat Masjid As-Sholihin), Jakarta Timur
* Jalan Jati Waringin No 4 (depan Waringin Permai), Jakarta Timur
* Jalan Lapangan Bola No 5 (belakang RCTI), Kebon Jeruk
*** Kartar Sekawan Wangi Tourism & Culinary ***
" Saya Masih Menteri Keuangan "

Rabu, 21 Oktober 2009 | 10:59 WIB
Laporan KARTAR NEWS: Agung/Andre/Kartar
Walaupun kabinet berakhir, namun tugas kementerian tetap berjalan sampai adanya serah terima tugas dari kementerian lama ke kementerian baru.
"Hari ini saya tetap Menkeu sampai serah terima jabatan dengan Menkeu yang baru. Karena kemarin kan Pak Presiden bilang itu tidak ada istilah demisioner," ujar Sri Mulyani, saat acara halal bihalal dan seminar Asosiasi Emiten Indonesia, Jakarta, Rabu (21/10).
Dia mengatakan, rakyat telah memberikan mandat dan suaranya pada pemerintahan baru Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mendatang. Karena itu diharapkan pemerintah ke depan dapat mencapai kinerja sesuai harapan masyarakat.
"Diharapkan pemerintah bisa mencapai kinerja yang bisa dipahami masyarakat," ujarnya.
Adapun program-program yang akan dilakukan pemerintah selama lima tahun mendatang, kata Sri Mulyani, akan disampaikan secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Agung/Andre/Kartar.
HUNTING - HUNTING BERSAMA KARANG TARUNA AT SEKAWAN WANGI, BUMI CITRA FAJAR
PRAMONO - PUAN KESIKAPAN PDI-P MENJADI MITRA STRATEGIS PEMERINTAH
KARTAR NEWS: JAKARTA, Andreas — Putri Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, dan Sekjen DPP PDI Perjuangan Pramono Anung terkesan kompak ketika ditanya terkait sikap akhir partainya terhadap pemerintah.
Ditemui seusai menghadiri acara pelantikan SBY-Boediono sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih di MPR/DPR, Selasa (20/10), keduanya punya argumentasi hampir serupa, tanpa berani menyatakan, apakah ada kader PDI-P yang akan masuk dalam kabinet.
Menurut Puan, sikap resmi akan disampaikan ibunya, Megawati, paling lambat dalam dua hari ini. Pernyataan Puan hampir sama seperti yang disampaikan pada Senin (19/10) di Gedung DPR.
"Sikap resmi PDI-P kita tunggu dalam 1 sampai 2 hari ini, dan akan disampaikan langsung oleh Ibu Mega. Yang pasti, PDI-P akan jadi mitra strategis di parlemen, bersikap kritis dengan kebijakan yang tidak pro rakyat, dan kita akan bersama-sama dalam kebijakan yang pro rakyat," kata Puan.
"Yang jelas lagi, apa pun kami siap agar jangan sampai tidak terjadi check and balances dalam kebijakan-kebijakan yang ada," ungkap Puan lagi.
Begitu juga argumentasi yang disampaikan oleh Sekjen DPP PDI-P Pramono Anung.
"Dalam dua atau tiga hari ke depan, kepastian dan detail sikap serta posisi partai akan diumumkan. PDI-P seperti yang diketahui bersama akan mengambil sikap sebagai mitra strategis untuk ke depannya. Kita akan awasi dan memberi kontrol kepada pemerintah sehingga ada check and balances," kata Pramono.
"Kita ingin sampaikan, tidak ada oposisi dan koalisi. Akan tetapi, PDI-P akan tetap kritis. Jadi, jika pro rakyat, maka akan kita dukung penuh. Tapi kalau ternyata jauh dari itu, maka akan kita kritisi secara terbuka," Pram menegaskan.
Mensesneg Hatta Rajasa juga enggan memastikan saat ia dimintai komentar terkait kemungkinan kader PDI-P di kabinet. Secara diplomatis, Hatta yang kemungkinan akan dipercaya sebagai menko perekonomian ini mengaku tak tahu persis soal kemungkinan bergabungnya PDI-P menjadi mitra koalisi.
"Kok, tanya ke saya? Itu semua menjadi hak prerogatif Presiden SBY.
Jadi, saya tidak tahu. Benar, sama sekali saya tidak tahu," kilah Hatta Rajasa.
Ketua Fraksi Partai Demokrat Anas Urbaningrum mengaku pesimistis terhadap kemungkinan kader PDI-P masuk kabinet, meski dia mengakui bahwa hubungan antara partainya dan PDI Perjuangan sudah mulai membaik saat ini.
"Kalau kabinet, agaknya tidak akan masuk representasi PDI-P di situ, kalau dilihat nama-nama yang sudah dipanggil di Cikeas. Tapi, apa pun konteksnya, hubungan yang baik di MPR dan hubungan di DPR itu menciptakan suasana baru yang lebih sejuk," kata Anas.
Namun saat ditegaskan lagi, apakah saat pengumuman nanti akan ada perubahan susunan nama-nama yang akan masuk kabinet, seperti yang sudah terungkap saat ini, Anas menjawab diplomatis. "Kita tunggu sampai Presiden mengumumkan secara resmi."Agung/Andre/Kartar/Kp.com
Senin, 19 Oktober 2009
ANI BAMBANG YUDHOYONO ; MUFIDAH JUSUF KALLA DAN HERAWATI BOEDIONO KOMPAK MENGENAKAN KEBAYA ANGGUN BERWARNA MERAH MARUN
KARTAR NEWS: JAKARTA, Gedung DPR - MPR RI Senayan - Ani Yudhoyono, Mufidah Kalla dan Herti Boediono lebih dulu memasuki ruangan sidang paripurna MPR dibandingkan para suaminya yang akan melepas jabatan dan dilantik pada hari Selasa (20/10) ini.
Ketiganya tampak anggun dengan balutan kebaya berwarna sama, merah marun. Ketiganya langsung menuju kursi yang berada di sisi kiri podium pimpinan MPR.
Di tempat itu pula terdapat sejumlah tamu undangan, diantaranya mantan Presiden BJ Habibie, mantan Wakil Presiden Try Sutrisno, mantan Ketua DPR Agung Laksono dan Akbar Tandjung. Terlihat pula sejumlah menteri Kabinet Indonesia Bersatu I, diantaranya Menko Polhukam, Widodo AS, Mensesneg Hatta Radjasa, dan Menko Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie.Andre/Kartar
PARIWISATA: Menjelajahi Kota KUTAI KARTANEGARA

BY: Ketua Karang Taruna RW.VII
Museum Mulawarman Museum Kayu
Waduk Panji Sukarame Monumen Pancasila Pondok Labu Pulau Kumala | ||||
M u a r a K a m a n | ||||
Desa Brubus Photo: | ||||
K o t a B a n g u n | ||||
Danau Murung Danau Semayang | ||||
M u a r a M u n t a i | ||||
Desa Jantur
Danau Jempang Tanjung Isuy Lamin Mancong | ||||
S a m b o j a | ||||
Wisata Alam Bukit Bangkirai |





